ADESBERI Jatim, FKG UNAIR, dan Perumda TUNAS Gelar Pelatihan Inovasi Graf Berbasis Gigi Sapi
Malang, [31 Juli 2024] – Dalam upaya mendukung inovasi dan pemanfaatan sumber daya lokal, ADESBERI Jawa Timur bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) TUNAS, menyelenggarakan pelatihan pembuatan bahan graf dari gigi sapi. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi limbah gigi sapi sebagai bahan baku industri yang bernilai tambah.
Pelatihan yang berlangsung selama [durasi] hari ini diikuti oleh [jumlah peserta] dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, peneliti, hingga pelaku industri. Para peserta diberikan pengetahuan mendalam mengenai proses pengolahan gigi sapi menjadi bahan graf, mulai dari tahap persiapan sampel, karbonisasi, hingga aktivasi.
[Prof. Erni Maduratna], seorang ahli material dari FKG UNAIR, menjelaskan bahwa gigi sapi memiliki kandungan kalsium fosfat yang tinggi, sehingga berpotensi dijadikan bahan baku graf dengan kualitas baik. “Graf yang dihasilkan dari gigi sapi memiliki sifat yang unik, seperti luas permukaan yang besar dan konduktivitas yang tinggi. Hal ini membuatnya sangat potensial diaplikasikan pada berbagai bidang, seperti baterai, superkapasitor, dan katalis,” ujarnya.
[Ir. Dodot Dirut Perumda Tunas Malang] menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mengelola limbah secara berkelanjutan. “Dengan mengubah limbah gigi sapi menjadi produk yang bernilai tambah, kami tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat,” ungkapnya.
Manfaat Pelatihan
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri di Jawa Timur. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
- Meningkatkan nilai tambah limbah: Gigi sapi yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, kini dapat diolah menjadi bahan baku industri yang bernilai tinggi.
- Membuka peluang bisnis baru: Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya usaha-usaha kecil menengah yang berbasis pada pengolahan limbah gigi sapi.
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia: Peserta pelatihan akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diaplikasikan dalam pengembangan produk-produk berbasis graf.
- Mendukung pembangunan berkelanjutan: Kegiatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, yaitu pemanfaatan sumber daya alam secara efisien dan bertanggung jawab.
Ke depan, ADESBERI Jawa Timur, FKG UNAIR, dan Perumda TUNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi baru yang berbasis pada sumber daya lokal. Diharapkan, kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri dan masyarakat di Jawa Timur.
Kata Kunci: ADESBERI Jawa Timur, FKG UNAIR, Perumda TUNAS, pelatihan, graf, gigi sapi, inovasi, limbah, industri, berkelanjutan.

